Darah haid wanita bisa digunakan untuk pengobatan? benar
tidak ya? Mari kita cari tahu..
Peneliti Jepang meneliti darah haid dari beberapa perempuan
dapat memperbaiki jantung tikus. Membenihkan darah haid wanita selama 1 bulan,
kemudian setelah 3 hari di letakkan secara in-vitro dengan sel jantung tikus
sekitar 20% sel mulai berdenyut. Sel-sel darah haid dari perempuan yang telah
dibenihkan dan ditanam dalam sel jantung tikus kemudian menjadi jaringan otot
jantung.
Bahkan menurut penelitian ini metode steam sel menggunakan
darah haid memiliki tingkat keberhasilan yang 100 kali lebih tinggi
dibandingkan dengan steam sel yang berasal dari sumsum tulang. Tikus yang
mengalami serangan jantung akan membaik setelah mendapatkan sel yang berasal
dari darah haid wanita.
Berdasarkan penelitian tersebut apakah memungkinkan darah
haid perempuan dapat digunakan sebagai pengobatan sendiri? Lalu bagaimana
dengan hubungan antara sistem imun yang sudah ada dengan sel yang akan ditanam?
\
Sel-sel ini dapat disimpan dalam waktu yang lama di tempat
yang berukuran kecil. Jika sel-sel yang sudah disimpan dengan benar tidak
digunakan selama 100 tahun, maka sel tersebut dapat bertahan selama 200-300
tahun..
Sel dari darah haid tidak dapat berubah menjadi sel apapun
dalam tubuh, tetapi sel tersebut berpotensi menjadi sel otot, maka sel darah
haid juga dapat digunakan untuk mengobati distrofi otot.
Dalam penelitian tersebut usia pendonor darah haid tidak
mempengaruhi kemampuan sel-sel dalam berkembang. Wanita dengan usia muda
ataupun tua. Kemajuan yang terjadi pada tikus yang mengalami gangguan jantung
setelah ditanamkan sel darah haid adalah meningkatnya kekuatan kontraksi
jantung tikus.
Namun tentu ada beberapa catatan dari penelitian tersebut
perlu diingat kembali bahwa metode ini tidak sama jika diterapkan secara klinik
pada manusia, karena penelitian ini menggunakan subjek hewan tikus. Tentu banyak
faktor yang mempengaruhi dengan ditanamnya sel baru ke dalam sel tubuh manusia.
Dan ini perlu penelitian yang lama dan studi yang yang terus menerus.
Sumber : MU, Medical Update
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar