Minggu, 12 Oktober 2014

SARAPAN itu penting !


Sebagai mahasiwa perantau tidak sedikit mahasiswa yang pola makannya sangat tidak teratur. Makan sehari satu kali dan maksimal dua kali dalam sehari, sudah biasa. Dan waktu makan yang paling sering dilewatkan oleh mahasiwa-mahasiswi remaja adalah waktu sarapan. Mungkin dalam satu semester bisa dihitung berapa kali sarapan. Padahal sarapan itu penting, selain penting dalam meningkatkan konsentrasi, sarapan juga penting untuk kesehatan mahasiwa khususnya remaja.

Remaja yang melewatkan sarapan lebih cenderung obes. Kalimat ini tentu berputar-putar dalam kepala anda. Mengapa bisa demikian?. Inilah penjelasannya:

Sarapan sendiri memiliki keuntungan penting yang terhitung dalam 3 aspek; dalam aspek nafsu makan, resistensi insulin dan dalam metabolism energy. Orang yang melewatkan sarapan saat pagi hari memiliki dorongan nafsu makan yang lebih tinggi saat menjelang makan siang. Akibatnya, orang yang melewatkan sarapan lebih cenderung ‘ekstra’ daripada yang seharusnya, karena porsi makannya terhitung lebih banyak atau bahkan dua kali lipat. Porsi makan yang lebih banyak ini akan mengakibatkan kadar insulin yang tiba-tiba melonjak. Apabila kita melakukan ini berulang-ulang setiap hari dapat mengakibatkan ketidakstabilan kadar insulin. Ketidakstabilan kadar insulin yang terjadi pada waktu yang lama dapat mengarah kepada resistensi insulin. Apabila sudah terjadi ketidakstabilan insulin maka dapat berakibat pada ketidakstabilan glukosa, yang tentu berefek pada gangguan metabolism energy. Setelah itu barulah efek-efek yang tidak diinginkan timbul, seperti kurangnya konsentrasi, berat badan tidak stabil, badan mudah lelah, pusing dan mata berkunang-kunang.

Apabila sudah terjadi gangguan ketidakstabilan insulin dan ketidakstabilan glukosa maka dapat juga berakibat pada organ lain untuk menimbulkan gangguan fungsi organ

PANJANG SISTEM PENCERNAAN:  sistem pencernaan terentang dari mulut hingga ke anus dan panjangnya sekitar 9 meter.


                       Sumber: NATURA, media cerdas untuk sehat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar